1 / 3
SMATA
2 / 3
SMATA
3 / 3
SMATA

thumbnail

Seminar Pendidikan Nasional Malam Pertama Paska Sekolah

 

Siapa yang setelah lulus sekolah bingung mau ngapain atau bingung mau ke mana? Lanjut ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau kerja?

Nah, hal ini jadi perhatian serius SMA Terpadu Al Qudwah, lho. Organisasi kesiswaan OSIS SMA Terpadu Al Qudwah mengadakan Seminar Pendidikan Nasional Malam Pertama Paska Sekolah (MPPS). Acara ini keren banget.

Ada tiga pemateri yang kece-kece yaitu Ruli Renata (praktisi pendidikan), Faris Ibrahim (mahasiswa Universitas Al Azhar, Kairo) dan Diki Dermawan (Mahasiswa Universitas Internasional Islam, Malaysia). Faris Ibrahim dan Diki Dermawan merupakan alumni SMA Terpadu Al Qudwah.

Sebagai moderator yaitu Abdirrohman, alumni SMA Terpadu Al Qudwah yang sekarang kuliah di Universitas Lampung (Unila) dan Maulana Rifki (siswa kelas XII SMA Terpadu Al Qudwah)

Kegiatan MPPS ini dilaksanakan pada 16-17 Desember 2020. Acara dibuka oleh KH Samson Rahman, MA. Beliau mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Sebagai batu lompatan untuk melangkah lebih jauh, menyiapkan hidupnya. Belajarlah semaksimal mungkin. Saya yakin SMA Terpadu Al Qudwah akan memberikan warna baru. Ukir sejarah dengan cara yang tidak biasa. Ubah kemungkinan menjadi kesuksesan.”


 

Acara ini sangat diminati peserta, lho. Ada ratusan peserta yang menyimak baik itu lewat google meet maupun kanal Youtube SMA Terpadu Al Qudwah. Pastinya acara ini sarat dengan ilmu dan pengalaman dari para narasumber. 


 Kak Faris menyatakan kalau paska sekolah bisa jadi ada yang meremehkan kita. “Untuk apa melakukan itu lagi, sedangkan sekarang kita sudah bebas, sudah tidak terikat dengan peraturan. Tetapi justru orang-orang yang terlalu bebas paska sekolah akan kelimpungan sendiri, karena dia tidak bisa menentukan batas kebebasan itu. Pemikiran bebas itu sehingga merusak dirinya sendiri.”

Hal yang tak boleh diabaikan, katanya, adalah menjaga agar tidak krisis moral atau akhlak, lalu memiliki visi global. “Kita harus berpikiran luas agar dapat mengikuti perkembangan di sekitar kita lalu kita harus mampu beradaptasi agar tidak tertinggal dan memiliki banyak pengetahuan yang bermanfaat.”


 Sementara itu, Kak Diki menegaskan bahwa apapun impian kita harus ada aksi. “Kemauan tanpa aksi hanya omong kosong. Kita juga harus berusaha untuk meminimalisir standar kita, jujur pada diri sendiri, memahami kemampuan dan kualitas diri kita untuk persiapan ke depannya.”

“Ada baiknya membuat list persiapan diri untuk 5-10 tahun ke depan. Lakukan apa yang menjadi prioritas. Sejatinya dalam hidup itu kita selalu belajar dan belajar terus sampai ajal menjemput.”

Di dalam kehidupan ketika kita memutuskan suatu hal, maka kita harus bertanggung jawab akan segala konsekuensi dari pilihan tersebut.

Begitulah yang disampaikan para pemateri di hari Rabu (16/12). Seru dan membuka wawasan banget. Lalu di hari Kamis (17) acaranya pun tak kalah seru. Sebab pematerinya merupakan pendidik yang sudah melalang buana seantero nusantara bahkan dunia.

Pak Ruli membawakan diskusi dengan apik sekali. “Setiap individu memiliki potensinya masing-masing jadi cari dan kenali terus potensi yang ada dalam diri kita. Jangan membatasi potensi yang kita miliki potensi tersebut harus diasah dan kembangkan terus.”

Lalu gimana kalau kita merasa punya potensi tapi tak sepaham dengan orang tua atau orang-orang di sekitar kita?

“Solusi yang terbaik adalah mengkomunikasikan tentang hal tersebut dengan cara yang baik dan benar. Orang tua bukannya memaksakan kehendak kepada anak. Setiap orang tua ingin anaknya menjadi sukses. Tapi kadang kemauan orang tua tak sejalan dengan anak. Maka di sini anak harus bisa memberikan alasan lalu bertanggung jawab atas pilihan itu.”

Meskipun siang hari, antusiasme peserta sangat besar. Kelihatan dari banyak sekali pertanyaan yang diajukan. Misalnya pilih mana antara hobi atau pekerjaan yang menghasilkan (uang)?

“Kalau bisa dua-duanya. Toh bisa kok menekuni hobi yang dibayar,” tegasnya.

Penyakit orang-orang gagal adalah berdalih ketika kita memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu. Maka kita harus memaksimalkannya karena penyesalan adalah hal-hal yang kita tidak lakukan ketika kita punya kesempatan.

thumbnail

Pendaftaran SMA Terpadu Al Qudwah 2021/2022

 


 Mengisi Formulir Pendaftaran di :


Biaya Sekolah




thumbnail

PPDB SMATA TA 2021


SMA Terpadu Al Qudwah Lebak bersiap melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ajaran 2021/2022. Direncanakan, PPDB akan mulai dibuka pada 01 Desember 2020 mendatang. Jangan sampai lewatkan pendaftaran ini sebab kuota yang terbatas. 

 


Sambil menantikan pendaftarannya pada tanggal tersebut silakan pelajari profil sekolah kami.

thumbnail

Apresiasi guru SMA Terpadu Al Qudwah

 


Guru merupakan orang yang sangat berjasa bagi kita. Mengajari berbagai hal yang membuat kita dari tidak tahu menjadi tahu. Guru merupakan pelita dalam hidup kita. Dengan kebaikannya menuntun kita menapaki kehidupan.

Sebagai salah satu wujud terima kasih kita kepada guru, dalam rangka Hari Guru Nasional (HGN) 25 November 2020, yuk berikan dukungan kita memberikan apresiasi kepada guru untuk kategori :

1. Guru Terkreatif dalam pembelajaran
2. Guru Terdisiplin dalam pembelajaran
3. Guru Paling Bersahabat
4. Guru Terfavorit

 

thumbnail

Juara 1 Puisi tingkat Nasional

 


thumbnail

Siswa SMA Terpadu Al Juara Fotografi tingkat Nasional


 

Siswa Al Qudwah Juara Fotografi tingkat Nasional

Hobi jadi prestasi. Itulah yang dialami oleh Aisya Latifadinar. Siswa kelas XI SMA Terpadu Al Qudwah. 

Sudah menyenangi dunia fotografi sejak lama. Ketika ada lomba fotografi yang diadakan oleh Republika, dia ikut. 


Lomba Pamer Kuy atau Pakai Masker Kuy yang diadakan oleh Republika Online dalam rangka ulang tahun ke-24. Pengumuman dilakukan pada 5 Oktober 2020.

Hasilnya, karyanya masuk pada 25 besar karya terpilih. Padahal, peserta yang ikut cukup banyak. Panitia melapor ada 700-an karya.



"Awalnya kaya nyari objek gitu sama ibu, terus ibu ngeliat bapak yang di foto itu akhirnya kita samperin. Terus izin ngambil foto sama nanya nanya gitu."

"Nggak nyangka juga bisa menang. Tapi rasanya senang juga bisa menang."

Dalam masa pandemi akibat Covid-19, pengumuman dilakukan secara daring. 



thumbnail

Puisi Pemenang 1 Lomba Puisi Kemerdekaan

 

Inilah karya pemenang 1 lomba puisi kemerdekaan yang diadakan pada Agustus 2020. Mari simak karya beliau.

thumbnail

Pengumuman Pemenang Lomba Cipta dan Baca Puisi

 


Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sekolah Islam Al Qudwah mengadakan Lomba Cipta dan Baca Puisi Tingkat Guru dan Siswa.

Setelah melalui berbagai proses, didapatlah juara dari lomba tersebut.

Lomba ini bertema
Indonesia Masa Depan dengan hadiah total uang tunai Rp. 1.000.000.

Rinciannya, hadiah
Juara I uang tunai Rp. 400 ribu
Juara 2 uang tunai Rp. 350 rb
Juara 3 uang tunai Rp. 250 rb.

Nah,, berikut ini pengumuman juaranya.

Helli Aisyah, Juara 1

Maslihah Zahroh Agustina ( Imas ), Juara 2

Arif Rahman Fauzi, Juara 3

 

Selamat bagi para pemenang, semoga ini menjadi penyemangat berliterasi dan dedikasi akan sebuah makna perjuangan.

Dan kami ucapan banyak terima kasih atas partisipasinya bagi peserta lainya.

Untuk konfirmasi pengambilan hadiah bisa menghubungi panitia (085781402423)

terima kasih

Panitia.

thumbnail

Bakar Semangat Menulismu. Ini Dia Motivasi Menulis dari Penulis Hebat

 Menulis merupakan aktivitas yang positif. Banyak lho manfaat menulis. Misalnya nih ya bisa menyalurkan ide dan pendapat kita tentang sesuatu hal. Kalau kita resah dengan kondisi pergaulan remaja yang saat ini makin mengkhawatirkan, kita bisa menyuarakan lewat tulisan. 


Atau misalnya pendidikan kita punya sebuah kebijakan, kita bisa pula menyampaikan pendapat. Kadang, kita tidak bisa bicara. Nah, gimana caranya kita menyampaikan pendapat kalau tidak mahir bicara? Maka, lewat tulisan hal itu bisa dilakukan.


Masih kurang motivasi menulis? Nih, ada beberapa suntikan motivasi dari penulis keren di Indonesia. Jangan-jangan, ada beberapa dari mereka yang jadi idolamu. 





thumbnail

Al Qudwah Jadi Tuan Rumah Video conference Kwarda Banten

 Kwartir Kalanganyar Ikuti Upacara Video Conference Kwarda Banten  dalam Rangka memperingati Hari Pramuka ke -59.

Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Kalanganyar, Eli Imron mengikuti upacara memperingati Hari Pramuka yang ke-59 melalui video conference langsung dari Gedung Kwarda Banten Serang, Rabu,19 Agustus 2020, di Aula Granada AlQudwah.

Upacara itu di pimpin oleh, Wakil gubernur Andika Hazrumy selaku Ketua Gerakan Pramuka Kwarda Banten, dengan mengambil tema: ‘Peran gerakan pramuka ikut membantu dalam penanggulanagan bencana Covid-19 dan bela negara’.

 

Di tempat terpisah ketua kwarran kwartir kecamatan mengatakan. “Ini bagian dari ikhtiar kita bagaimana senantiasa bisa berkontribusi dalam memajukan Pramuka, dan menjaga solidaritas sesama pengurus baik ranting maupun gugus depan sekolah masing-masing. AlQudwah menjadi penyelenggara upacara video conference kali ini,” ungkapnya.