1 / 3
SMATA
2 / 3
SMATA
3 / 3
SMATA

thumbnail

Meriah! Pensi SMATA

Meriah! Adalah kata yang pas dan tepat untuk menggambarkan pensi SMATA yang digelar  Ahad (14/11). Menghadirkan nasyid Shaffix dan beberapa penampilan kebudayaan, pensi ini sukses digelar oleh OSIS SMATA sebagai pelaksananya.

 Pensi yang diadakan SMATA memang berbeda dari pensi kebanyakan. Apa sih bedanya? Yup. Pensi biasanya menghadirkan grup band/artis kenamaan yang menyuguhkan musik atau penampilan hura-hura, pensi SMATA tidak begitu.
 Terlihat dari tema pensi ‘Culture Festival’. Tampilan yang disuguhkan didominasi oleh persembahan kesenian tradisional, nasional, hingga internasional. Dari ranah tradisional ada tari persembahan, tari indang, dan tari saman. Internasional? Ada juga. Parade baju khas Jepang yang sering disebut kimono juga ditampilkan pada pensi itu.
Pembukaan pensi berlangsung meriah dengan penampilan drum band dari SDT Al Qudwah. Pensi ini terselenggara kolaborasi SD, SMP, dan SMA Al Qudwah. Dari SMP ALQudwah menampilkan music tradisional, pembacaan puisi, dan lain-lainnya.
Pensi dibuka oleh ketua yayasan KH. A’la Rotbi. Beliau mengapresiasi pensi yang diselenggarakan oleh panitia. “Mudah-mudahan pensi yang digelar menyuguhkan hal yang berbeda dari pensi pada umumnya. Dengan pensi ini kalian belajar berorganisasi dan berkomunikasi satu sama lain” ujarnya.
Ada juga penampilan band dari SMA Al Qudwah. Penampilan yang tak kalah memukau dan lucu juga disuguhkan oleh kelas Spark. Menampilkan konsep drama kocak, mereka berhasil membuat penonton terhibur dengan SPARK Boncel. 
Shaffik yang ditunggu-tunggu akhirnya tampil selepas zuhur. Nasyider yang terkenal dengan lagu yang mendamaikan hati ini menghadirkan lagu-lagu yang familiar ditelinga para siswa. :)
Selain shaffik, pensi ini dimeriahkan dengan penampilan parkour rangkas (PARANK). Dengan berbagai atraksi yang ditampilkan cukup membuat penonton berdecak kagum.
Pensi juga dimeriahkan dengan bazar murah, stand makanan dan minuman, beraneka permainan seperti panahan, bletokan, tending gawang, dan lain-lainnya. 
 
Secara ringkas, kegiatan pada pensi diantaranya
  1.    Park our
  2.   Drum band
  3.  Dance Kazoku
  4. Cup Song J-Lo
  5.   Puisi
  6.    Marawis
  7.    Jabba Wokies
  8.    Tari Saman
  9.    Percussion
  10.    Beat Box
  11.   Spark Boncel
  12. .   Band Intifadho
  13.   Free Band
  14.   Song
  15. .   Acoustic
  16.  Shaffiz 
  17.   Announcement Lomba


thumbnail

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2015

Ada banyak pahlawan di sekitar kita. Yang sunyi dari publikasi dan pemberian gelar.

seorang ibu adalah pahlawan bagi anak dan keluarga.  bahkan menjadi pahlawan ketika anaknya terlahir ke dunia. Dengan 'kekuatannya' dia menopang semua beban keluarga yang seharusnya tidak dia tanggung. Tubuhnya memang ringkih. Tapi dia lebih memilih jalan menguatkan tubuhnya untuk menopang beban seorang laki-laki dalam sebuah keluarga.

thumbnail

Akhir Pekan, SMATA Full Aktivitas



Akhir pekan bukan berarti libur untuk SMATA. Aktivitas-aktivitas tetap menghiasai hari-hari siswa dan guru SMATA. Berikut ini beberapa agenda di akhir pekan tersebut.

Pertama, pelantikan dan muktamar PMR. Penyampaian  oleh M. Arul sebagai ketua terpilih PMR SMATA periode 2015/2016. Dengan niatan mengaktikfan kembali PMR di SMATA. Tujuan PMR adalah sebagai pertolongan pertama untuk siswa yang sakit. Tidak sedikit siswa yang sakit saat di sekolah. “Siswa yang sakit itulah nantinya yang akan ditangani oleh PMR. Dengan catatan sebagai tindakan awal”. Ada catatan untuk PMR SMATA yaitu pengurus laki hanya 2 orang. Alhasil, dalam rangkaian acaranya PMR minta bantuan panitia liga Al qud.

Kedua. Liga Al Qud. Bentuknya adalah pertandingan Voli untuk putri dan futsal untuk putra. Melibatkan siswa SMP dan SMA. Ketua panitia, Putra Rizca Niagara, mengatakan kalau Liga Al qud ini melanjutkan proker rutin Kemenpora. 







Rencananya dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, tapi akhirnya dipadatkan seharian di hari Sabtu, karena kendala waktu. Dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai 16.30 WIB. “Pertandingan ini untuk mengakrabkan siswa dan guru. Tidak ketinggalan karyawan juga ikut andil dalam pertandingan ini”

Ketiga, jaulah ke Salam UI. Penyampaian oleh .. Raffi Fauzan yang lebih dikenal dengan panggilan BM. Para siswa terkesan dengan banyaknya proker Salam UI yang mencapai 123 program. Disana siswa dikenalkan departemen-departeman yang ada. Satu hal yang diingatkan oleh Yusril yang juga ikut dalam rombongan Jaulah ini, pesan dari ketua Salam UI, Egi, “Islam adalah agama tinggi.. Maka pendukungnya harus tinggi (kualitasnya)”

Keempat, Hijab On the Street (HOTS). Diadakan oleh Rohis dengan penanggungjawab kelas X yaitu Laily Arahmah. Ini adalah kali kedua agenda yang diadakan oleh Rohis. Agenda ini berupa pembagian jilbab secara gratis kepada peserta Car Free Day di alun-alun Rangkasbitung. 
 


Meskipun persiapan minim, kerja panitia tidak mau seadanya. “Bahkan kami keliling untuk mencari orang yang mau kita kasih jilbab. Soalnya, kadang mereka ragu untuk datang ke stand kami”ungkapnya. Akhirnya tersebar banyak jilbab yang diberikan secara Cuma-Cuma.
Kepala Sekolah Apriyadi mengungkapkan apresiasi atas aktivitas siswa, yang tidak juga libur meskipun secara jadwal, hari itu adalah hari libur. “Perbanyaklah aktivitas. Agar bisa meningkatkan kualitas kalian. Menghindarkan dari aktivitas negative seperti pacaran. Orang kalau sudah pacaran auranya beda. Terlihat dari matanya, yang tidak berapi-api dan tidak fokus” demikian ujarnya menutup acara pagi itu. Jadwal pagi itu adalah public speaking.
thumbnail

PUBLIC SPEAKING in Morning



Salah satu variasi kegiatan sekolah di pagi hari Senin selain upacara atau apel pagi adalah public speaking. Sesuai jadwalnya, kelas XI Putri yang menjadi pengisi acara. Namun karena ada beberapa kegiatan penting, akhirnya digantikan oleh beberapa siswa yang di pekan lalu menjalani kegiatan. Diantaranya adalah lomba berbahasa Inggris yang diadakan pada Jumat, 16 Oktober 2015. Lomba yang diadakan oleh STKIP Rangkasbitung terdiri dari singing contest, debate, story telling, news cast, dan screable.
Berikut nama siswa yang ikut dalam lomba
Story telling               : Yusril Ramadhan.
Debat contest                        : Noval fariz muttaqin, Dilla maharani, Nada Hanifa Syifa
Singing contest          : Diki dermawan dan Nabila Ratnaningtyas
News cast                   : Bayu Muna
Screable                     : Ginulur Wahyu
Speech                                    : Tasya Mutiara Budianto

Salah satu hal yang menjadi perhatian bagi para peserta adalah mengenai persiapan. Perlombaan itu akan mendapatkan hasil maksimal jika didahului dengan persiapan yang maksimal. Sebaliknya, jika persiapan kurang maksimal maka hasilnya pun tidak akan jauh berbeda.
Secara bergantian siswa yang ikut lomba berbagi pengalaman. Terutama bagaimana mereka mengalahkan rasa minder ketika bertanding. Dengan optimisme, maka penampilan mereka pun maksimal. The show must go on. 
Hasilnya, Tasya juara ke-3 dan Bayu Muna juara ke-3. Untuk yang belum juara, masih ada  ada kesempatan lain untuk kembali berekspresi. Iven-iven serupa pun masih aka nada lagi.

Selain itu, ROHIS Smata pun berbagi pengalaman mereka dalam kunjungan ke rohis SMAN 1 Maja (SMANJA). Kunjungan ke SMANJA mendapat sambutan yang meriah. Dalam silaturrahim itu dibahas masalah kerjasama antar rohis dan share program-program rohis. Rohis SMAJA pun banyak mendapat inspirasi program kerja rohis SMATA yang cukup aktif dengan berbagai agenda kegiatannya.






Tidak kalah seru dan menginspirasi, kegiatan pensi Muharram yang diadakan Al QUdwah boarding school. Kali ini, konsep pensi tampil berbeda dari sebelumnya. Mengambil setting tempat di lapangan terbuka. Panggung lebih megah, dekorasi menawan, dan acara yang lebih matang dipersiapkan. Ketua panitia, Sucipta, mengungkapkan bahwa persiapannya sekitar 1 bulan. Semua siswa ikut boarding terlibat dan merasa memiliki. Inilah kunci suksesnya pensi yang digelar. Menghabiskan dana sekitar 6jt. “Dana itu diambil dari program one day no jajan. Jadi uang yang disisihkan oleh santri. Ditambah dari ustadz” ungkap Sucipta yang saat ini duduk di kelas XI SMA Terpadu Al-Qudwah.
Undangan pun lebih banyak. Diantaranya mengundang rohis SMA 1 Rangkasbitung, Ponpes Al Hidayah, Ponpes Nurul Faizin dan Ponpes Cibadak meski yang hadir tidak maksimal.

thumbnail

Mukhoyyam Scout Ranger, Antara Sabar dan Semangat

Berani kotor itu baik. Demikian salah satu bunyi iklan. Tentu dalam hal positif ya.. Nah. Itulah yang peserta rasakan dan alami ketika mukhoyyam pada 30 September - 2 Oktober 2015. Ya. Mukhoyyam yang mengambil lokasi di Pulosari, Pandeglang ini juga mengalami yang kotor-kotor. Tapi dibalik itu, ada kesan luar biasa yang dirasakan peserta.
Mukhoyyam memang sarana pendidikan. Pendidikan jasadiyah dan ruhiyah. Betapa di mukhoyyam itu peserta harus mempersiapkan fisik yang sehat, mobilitas yang cekatan, dan kekuatan ruhiyah yang siap ditempa.
Peserta mukhoyyam dilepas oleh kepala yayasan Ustadz A'la Rotbi di lapangan upacara SMA Terpadu Al Qudwah. "3 ciri generasi yang akan menjadi pemimpin di bumi Allah yaitu mereka diridhoi Allah, lemah lembut terhadap sesama muslim, dan melawan hawa nafsunya. Dimukhoyyam inilah kekuatan kalian diuji. Maka jadilah generasi yang menjadi penegak kalimat Allah di bumi ini" tegasnya.

Mulai dari shalat malam yang dilaksanakan tiap malam. Mungkin ada diantara peserta yang jarang atau bahkan tidak melaksanakan shalat malam di rumah. Tapi di bumi mukhoyyam, peserta harus bisa mendirikan salah satu ibadah unggulan muslim. Tidak tanggung-tanggung, dinginnya malam yang menusuk tulang menjadi tantangan dan ujian yang harus ditaklukkan. Tidak mudah bangkit dari tempat tidur di kala malam dingin. tapi Alhamdulillah, peserta mukhoyyam pun dapat mengalahkan godaan itu. Mudah-mudahan amal ibadah shalat malam peserta mukhoyyam diterima oleh Allah SWT. Aamiin.
Peserta mendirikan shalat ditengah kesibukan agenda mukhoyyam
Peserta mukhoyyam pun dibiasakan untuk bersegera menyambut panggilan. Kala sirene dari megaphone atau peluit dari panitia dibunyikan, peserta pun harus segera memenuhi panggilan itu. Ini membiasakan peserta agar memiliki gerak cepat, mobilisasi penuh, dan kesiapsiagaan. Peserta tidak ada yang lelet atau lamban dalam bergerak.
Beberapa agenda yang diadakan pada mukhoyyam itu adalah taujih ruhiyah atau tafsir, latihan PBB, simulasi perang badar, perang Panji, outbond training, dan long march.

Peserta memberikan tausiyah seusai shalat wajib

 Salah  satu momen outbond siswa


Long march menjadi salah satu agenda unggulan mukhoyyam. Dengan medan yang menantang berupa lintasan yang terjal, panjang, dan masuk hutan, benar-benar suasana dan kondisi yang menguji peserta. Dengan kekuatan fisik, kerjasama, dan kepatuhan peserta terhadap pimpinan, maka long march pun menjadi latihan peserta untuk menjadi pribadi yang kuat, tangguh, dan patuh. 


           Peserta berpose dengan latar curug Puteri, Pulosari

Lama long march sekitar 6 jam perjalanan ( 3 jam pergi dan 3 jam pulang). Kawah gunung Pulosari menjadi titik terakhir longmarch sekaligus titik baliknya. Berangkat pukul 07.30 WIB sampai disana pukul 12.30 WIB. Disana pula, peserta menjalankan shalat zuhur dijamak dengan ashar sebagaimana waktu dan hari sebelumnya. Kelelahan terbayar lunas ketika sudah berada di puncak. keindahan asap belerang yang muncul dari sela-sela lubang kawah menjadi bau khas kawah yang akan selalu dikenang. Panasnya udara sekitar kawah tidak menyurutkan niat peserta untuk mengabadikan momen itu.

 Beberapa dokumentasi siswa SMA Terpadu Al Qudwah di Kawah Gunung Pulosari
 
    Dokumentasi kelas Kazoku di kawah Gunung Pulosari

Mukhoyyam memang menjadi hal yang berbeda dan unik. tergantung bagaimana peserta menjalaninya. Tidak sedikit peserta yang berkesan dengan mukhoyyam ini. Seperti yang disampaikan Naufal Maghriza, siswa kelas X yang berharap agar mukhoyyam di tahun depan lebih menantang. "Semoga mukhoyyam di tahun depan bervariasi kegiatannya dan menantang. terimakasih panitia yang sudah melaksanakan mukhoyyam" ujarnya.
Sekitar 125 siswa dan 16 guru ikut dalam acara ini. Tema mukhoyyam ini adalah "Dimana aku berpijak disitu aku berjuang". Kepala sekolah dan guru pun ikut secara penuh dalam mukhoyyam itu. Panitia mukhoyyam tahun ini adalah kelas XII yang tergabung dalam komunitas Scarlet. Ketua panitia Fatihin Naufal mengapresiasi kerja panitia dan peserta termasuk guru yang telah turut menyukseskan mukhoyyam.
"Terimakasih untuk peserta yang telah mengikuti kegiatan mukhoyyam. Mohon maaf jika ada kesalahan. Terimakasih untuk guru yang ikut mukhoyyam dan yang menyukseskan mukhoyyam. Terutama terimakasih untuk para panitia atas kerjasama dalam mengadakan mukhoyyam tahun ini. Semoga kerja kita dinilai ibadah oleh Allah SWT".
thumbnail

SMATA Bersiap Laksanakan Mukhoyyam

Sebagai salah satu sarana pendidikan bagi siswa, mukhoyyam dipandang sangat urgen. Berfungsi untuk menempa kekuatan fisik/qowiyul jismi, wawasan yang luas/ mutsaqaful fikri dan aqidah yg selamay/salimul akidah serta mengelola keuangan/qadirun ala kasbi.

Menurut jadwal, mukhoyyam kali ini diadakan di Pulosari, Pandeglang pada 30 september 2 Oktober. Persiapan pun dilakukan secara massif baik persiapan pribadi maupun kelompok.
Sewa tenda, mengumpulkan beras, persiapkan patok, tali dan lain-lain. Itulah beberapa persiapan yang harus dilengkapi peserta mukhoyyam.

    Diharapkan peserta mukhoyyam benar benar merasakan dan menghayati agenda wahib ini. Makanya tidak ada peserta yang dibolehkan membawa headset dan gitar untuk meminimalisir 'memiliki dunia sendiri' dan individualistis. Justru, ukhuwwah yang eratlah yang diharapkan seusai mukhoyyam.
thumbnail

Berbagi Inspirasi dari Kick Andy

1. Siswa SMATA berkesempatan hadir d acara Kick Andy show d grand studio metro tv pada kamis 24 September 2015.
2. Sebanyak 15 siswa 2 guru dan 2 orang wali murid hadir dalam acara itu. Dengan berbaju batik dan pakai spatu, rombongan berrtolak dr sekolah pkul 14.00 menuju Jakarta lewat Maja. Sampai d studio pkl 16.30 dan harus menunggu registrasi. Rombongan shalat dulu d masjid komplek studio.
3. Disela menunggu registrasi, penonton disuguhi musik performance dan coffe break. Tdak berapa lama regstrasi dibuka. Regstrsi dilakukan secara kolektif. Snack box juga dibagikan.
4. Memasuki shalat maghrib, rombongan sahalt magrib dan dijamak dengan shalat isya. Usai shlt rombongan segera menju studio dan proses taping sdah d mulai. Penonton secara rapi menaiki menuju ruang taping

5. Sebelum Andi F Noya datang..penonton disuguhi penampilan musik. Beberapa lagu diisi oleh penonton.
6. Pkl 19.40 Andi fnoya masuk. Ditimpahi riuh tepuk tangan pnnton.
7. Suasana hidup dengan joke2 segar dari Andi Noya. Tema pada malam itu adalah "dulu aku pernh gendut". Menampilkan 2 narasumber yang dulu pernah mengalami over berat badan.
8. Adalah Edwin Tintin 134 kg yang dapat menurunkan berat badan hingga 72 kg. Edwin di masa kecil mengalami diskriminsi trutama dlm permainan yang melibtkn fisik dan olahraga. Dan Tya dari 95 kg turun hingga 52 kg. Pernah mengalami kejadian  tidak bisa berdiri dari duduk karena berat badan yang sangat over
9. Keduanya melakukan diet secara radikal sebab menyadari kegemukan tidak sehat dan berbahaya. Tya bahkan didiagnosa mengalami penutupn hati oleh lemak. Denga konitmen serius keduanya menjalani diet alami. Dan menhhindari diet instan
10. memakai prinsip No 5 yaitu no nasi putih. No gorengan. No santan No minyak
11. Narasumber ke 3 adalah dokter.... (lupa nama..) yang memberikan ulasan diet dan aturannya. Tdk boleh asal diet. Harus tau ilmunya. Terpenting adalah melakukan hidup sehat. Perhatikan makanan. Olahraga keras tapi menjalani makan tidak sehat juga tidak baik.
12. Tubuh manusia terdiri dari daging, rangka, otot, air dan pup. Makan 3 kali sehari. Tapi pup 1 kali sehari. Maka, kemna yg 2??
13. Dokter menganjurkan makan buah sebelum makan pagi atau siang. Beli buah dari petani lokal. Sekaligus untuk menghidupkan gerakan cinta produk dalam negeri.
14. sesi terakhir justru semakin menarik dan meriah dengan penampilan ‘gadis plastik’ yang menunjukkan atraksi kelenturan tubuh. Gadis ini telah mendapatkan 2 rekor MURI dan 1 rekor dunia. Terakhir diadakan sesi foto bareng Andi F Noya.